heyy gang's/ i mean guys... hehe
gue mau review apa yang gue lakuin semalem nihh.. mau denger, mau denger?? gak! pastinya .. tapi gak apa apa gue share aja yeeh
semalem itu gue midnight bareng pacar a.k.a BUBULLL hehe.. oh iya btw gue udah setahun gak muncul dan sekarang tiba tiba cerita???!! yaa gapapa laah yahh.. bahas asal muasal si bubull nanti nanti aja yaah hehe
nih dia pelem yang semalem ane tonton midnightttt
berhubung gue penggemar film film begini.. jadi yaa gue ajak aja si bubul nonton. dan dia pun bertanya di saat perjalanan menuju bioskop..
bubul : " aku khawatir deh yang sama kamu, demen banget nonton film kaya gini"
gue : " mungkin film nya sesuai sama pasion aku''
dan cowo gua pun bilang
'' asal jangan dilampiasin ke aku aja,,"
back to the film>>>
film ini bener-bener psycho bangett... gua saranin yah bagi lo yang takut darah.. don't even try to watch this movie, karena efeknya jet lag buat gue. alias mual mabok mau muntah dsb.
film ini tentang seorang jepang psycho yang ketagihan membunuh, dan seorang indonesia yang terpaksa harus membunuh. Nomura adalah seorang pembunuh sadis yang merekam pembunuhannya setiap kali aksinya dilakukan. dan Bayu yang terpaksa membunuh karena terdesak dan tidak sengaja merekam saat saat kematian penjahat tersebut. mereka berkenalan karena Bayu mengupload video tersebut dan Nomura menyukainya. perkenalan dimulai dan apa yang Nomura katakan mempengaruhi Bayu sepenuhnya tentang hasrat membunuh yang akan terus bertambah.
tonton ajelaah pokoknya bagus..
nah sekarang tentang gue,, after nonton film ini pulang dong pastinya. jam udah nunjuk ke setengah 12 malam. ehh pas sampe parkiran ternyata kunci motor ilang!
OMG! panik gue pas tau, dan kesel juga kenapa si bubul mesti lupaan kaya gituuhh
alhasil naiklah lagi kita ke bioskop dengan Mall yang sudah sepi bahkan sangat sepi. Bioskop pun sudah ditutup dengan lampu yang sudah mati. Untung satpamnya baik, kita ditemenin dan dipinjemin senter buat cari kunci. and GUESS WHAT!! there's nothing .. gak ada apa-apa yang ketinggalan..
balik lagi ke bawah dan nanya security takut kuncinya emg masih nyangkut dimotor pas kita dateng tadi.. dan ternyata benerrr.. tuh kunci ama kang parkirnya! petugas parkir sebenernya udah kode buat dikasih salam tempel ucapan terima kasih dari kita. tapi kata bubull, biarin aja lah gak usah emang udah tugas dia jaga parkiran Mall nolongin kita.
dasssarrr bubull hihihi
Lola's Mind
MY WORLD - MY RULES.. MAKE IT SIMPLE!!!
Kamis, 06 Februari 2014
Kamis, 14 Februari 2013
Allah always be there
sometimes when we think we are alone, only our self stand in the middle of the night. cold, dark, silent, no one, no one else. but remember.. ALLAH SWT is always be there. in every where we are, when ever, and who ever we are.
Allah swt never leave us alone. believe and trust on faith..
Selasa, 20 November 2012
awake - secondhand serenade
With every appearance by you, blinding my eyes,
Setiap kemunculanmu, membutakan mataku
I can hardly remember the last time I felt like I do
Tak kuingat kapan terakhir kali kurasakan ini
You're an angel disguised
Engkau adalah bidadari yang sedang menyamar
And you're lying real still
Dan kau terbaring diam
But your heart beat is fast just like mine
Namun jantungmu berdetak cepat seperti jantungku
And the movie's long over
Dan film pun tlah lama usai
That's three that have passed, one more's fine
Sudah tiga film yang kita tonton, satu lagi pun tak mengapa
CHORUS
Will you stay awake for me?
Akankah kau terus terjaga untukku?
I don't wanna miss anything
Tak ingin kulewatkan satu hal pun
I don't wanna miss anything
Tak ingin kulewatkan satu hal pun
I will share the air I breathe
Kan kubagi udara yang kuhirup
I'll give you my heart on a string
Kan kuberikan padamu hatiku yang kasmaran ini
I just don't wanna miss anything
Tak ingin kulewatkan satu hal pun
I'm trying real hard not to shake
Aku berusaha sekuat tenaga agar tak gemetar
I'm biting my tongue
Kugigit lidahku
But I'm feeling alive
Namun aku merasa hidup
And with every breathe that I take
Dan bersamaan setiap nafas yang kuhirup
I feel like I've won
Rasanya aku tlah menang
You're my key to survival
Engkaulah kunciku untuk bertahan
And if it's a hero you want
Dan jika seorang jagoan yang engkau inginkan
I can save you. Just stay here.
Aku bisa menyelamatkanmu. Tetaplah di siniYour whispers are priceless
Bisikanmu sangatlah berharga
Your breath, it is dear. So please stay near
Begitu pula nafasmu, sayang. Jangan menjauh.
CHORUS
Say my name. I just want to hear you.
Ucapkan namaku. Ingin kudengar dirimu
Say my name. So I know it's true.
Ucapkan namaku. Agar aku tahu ini nyata
You're changing me. You're changing me.
Kau mengubahku. Engkau mengubahkan
You showed me how to live
Kau tunjukkan padaku cara untuk hidup
So just say. So just say
Katakanlah. Katakanlah
CHORUS
Setiap kemunculanmu, membutakan mataku
I can hardly remember the last time I felt like I do
Tak kuingat kapan terakhir kali kurasakan ini
You're an angel disguised
Engkau adalah bidadari yang sedang menyamar
And you're lying real still
Dan kau terbaring diam
But your heart beat is fast just like mine
Namun jantungmu berdetak cepat seperti jantungku
And the movie's long over
Dan film pun tlah lama usai
That's three that have passed, one more's fine
Sudah tiga film yang kita tonton, satu lagi pun tak mengapa
CHORUS
Will you stay awake for me?
Akankah kau terus terjaga untukku?
I don't wanna miss anything
Tak ingin kulewatkan satu hal pun
I don't wanna miss anything
Tak ingin kulewatkan satu hal pun
I will share the air I breathe
Kan kubagi udara yang kuhirup
I'll give you my heart on a string
Kan kuberikan padamu hatiku yang kasmaran ini
I just don't wanna miss anything
Tak ingin kulewatkan satu hal pun
I'm trying real hard not to shake
Aku berusaha sekuat tenaga agar tak gemetar
I'm biting my tongue
Kugigit lidahku
But I'm feeling alive
Namun aku merasa hidup
And with every breathe that I take
Dan bersamaan setiap nafas yang kuhirup
I feel like I've won
Rasanya aku tlah menang
You're my key to survival
Engkaulah kunciku untuk bertahan
And if it's a hero you want
Dan jika seorang jagoan yang engkau inginkan
I can save you. Just stay here.
Aku bisa menyelamatkanmu. Tetaplah di siniYour whispers are priceless
Bisikanmu sangatlah berharga
Your breath, it is dear. So please stay near
Begitu pula nafasmu, sayang. Jangan menjauh.
CHORUS
Say my name. I just want to hear you.
Ucapkan namaku. Ingin kudengar dirimu
Say my name. So I know it's true.
Ucapkan namaku. Agar aku tahu ini nyata
You're changing me. You're changing me.
Kau mengubahku. Engkau mengubahkan
You showed me how to live
Kau tunjukkan padaku cara untuk hidup
So just say. So just say
Katakanlah. Katakanlah
CHORUS
Jumat, 15 Juni 2012
in early
Ini yg bikin gue ingin setiap hari menuntut hak gue! Gue bisa tahan kok dgn apapun kta org! Terserahlah gw mau dianggap apa, benalu? Pasrah? Bego? Peduli amat! Like there's no life without it? Take care of your word.
hidup adalah sebuah proses belajar
saat kecil apakah kita langsung belajar? tentu saja . Kita belajar menyesuaikan diri dengan dunia. Perlahan membuka mata, menikmati hangatnya dunia luar rahim ibu kita. Perlahan kita belajar melihat dia, ibu yg melahirkan kita. Mengenali wajahnya, mengingat bau tubuhnya, dan merasakan kehangatan kasihnya. Saat terbiasa, mulailah kita untuk belajar menyesuaikan diri dgn tubuh kita. Belajar berjalan, sampai kita jatuh berjuta kali. Belajar berbicara walau selalu terbata. Belajar mengenali mereka yg menyayangi kita. Belajar membaca, menghitung, mewarnai, menggambar, berimajinasi. Dan belajar bermimpi. Sejak kecil kita telah diajari untuk gantung kan mimpi mu setinggi langit. Apakah saat itu seorang anak kecil akan bertanya bagaimana bila jatuh? Pasti rasanya akan sakit. Tapi, tentu saja tidak. Kita sbg anak kecil tentu akan berfikir apa yang akan aku impikan nanti? Malah kenyataan nya anak kecil pasti akan punya banyak mimpi.
Selasa, 12 Juni 2012
Mencintaimu karena Allah SWT
Mencintaimu karena Allah SWT
“Sebaik-baik amal
adalah cinta karena Allah dan benci karena Allah”
Hadist yang di
riwayatkan oleh Abu daud dari Abu Dzar inilah yang selalu ada di fikiran ku.
Selalu kucari apa maksud dari hadits ini, aku bertanya pada Guru dan teman. Aku
pun menanyakan apa pendapat mereka. Dan apa yang ku dapat adalah
“Jika engkau
mencintai seseorang hendaklah karena orang itu menaati Allah dan menjadi
kekasih Allah. Ketika orang itu bermaksiat terhadap-Nya maka anda harus
membencinya karena ia telah bermaksiat terhadap Allah dan menjadi orang yang di
benci Allah.” Ini adalah jawaban dari seseorang yang kutanyakan.
Sebagai manusia
sungguh sangat manusiawi jika ada perasaan suka pada lawan jenis. Begitupun
aku.
Dia adalah
laki-laki yang begitu taat dalam pandangan ku, ku kagumi dia. Entah apa ia tahu
atau tidak. Sungguh lelaki saleh yang pantas diidamkan. Namanya Rayhan.
Mungkin tidak
hanya aku wanita yang mengaguminya diam-diam. Tapi ketakutan hatiku untuk
menunjukkan padanya selalu membatasi ku. Tapi aku sungguh mencintai nya karena
Allah.
Kami terbilang
dekat, kami sering bertukar pendapat biarpun hanya lewat pesan singkat dan
pertemuan yang hampir terbilang jarang. Dan pemikirannya pun berhasil membuat
kekaguman ku semakin bertumpuk.
Sebagai wanita
muslim tentu aku menginginkan seorang imam yang saleh dan bisa membimbing ku.
Aku tak tahu apa
kah dia merasakan apa yang kurasakan, tapi bagi ku ini adalah hubungan spesial.
Biarpun kami pergi berdua tapi dia selalu memperlakukan ku sopan dan dia sangat
bersahabat.
“YaAllah apakah
aku salah atas rasa suka ini? Kenapa aku merasakan perasaan yang begitu dalam
tehadap salah satu hamba mu itu, ampuni aku yaAllah atas perasaan hati ini
tatkala rasa ini jadi begitu besar daripada terhadap mu” selalu ucapku dalam
doa.
**
Tapi ternyata apa
yang aku rasa adalah kekeliruan, kau tahu ternyata dia sama saja dengan lelaki
lainnya. Atau itu hanya pendapatku yang sedang dalam kegundahan ini?
Hati ku sangat
sakit saat aku melihatnya berpegang tangan dan bercanda dengan Sheria. Entah
ada hubungan apa antara mereka, mereka serig terlihat berduaan jalan bersama,
perpustakaan, restoran, atau kemanapun.
Aku berfikir dia
telah menjadi milik nya, dan kurasa mereka sudah pacaran. Dan tak pantas
rasanya aku mengharapkan dia yang telah menjadi kekasih orang lain. Aku mencoba
membuang perasaan ini, tapi ternyata malah tumbuh semakin besar. Aku jadi lebih
sering memikirkannya. Menangisi kehadirannya yang hilang untuk ku. Sempat ku
berfikir “yaAllah kenapa harus dia yang selalu ada di fikiranku”
Karena semua
sikapnya terhadap ku tak pernah berubah membuat ku semakin sakit. Apakah selama
ini sikap nya kepada ku hanya sekedar untuk kesopanan saja?
Saat itu betapa
terkejutnya aku melihat dia berciuman dengan Sheira di belakang kampus.
“brrrrrraaak” suara
buku-buku ku yang jatuh saat aku menabrak meja rusak di belakang kampus. Saat
ku menoleh tak menyangka aku melihat pemandangan yang tidak pantas itu.
“Rayhan!” sontak
aku membentak nya.
Aku tak tahu apa
yang ada di fikiran ku saat itu. Aku begitu marah dan seakan ingin menamparnya.
Entah kenapa dengan begitu bodohnya aku pergi dari tempat itu tanpa membawa
semua buku-buku ku, sambil menahan amarah dan tangis ku.
Aku pergi dan tak
menengok sedikitpun ke belakang, tujuan ku saat itu adalah tempat sepi untuk ku
meluapkan emosi ini. Akhirnya aku berhenti di bangku taman tak jauh dari
fakultas ku. Aku menitihkan air mata ku, aku menahannya agar aku tak
tersedu-sedu. Tapi begitu sulit aku menahannya. Aku menggigit bibirku sampai
tak terasa berdarah.
Sesaat tersadar
aku berfikir, untuk apa aku meratapi yang tak seharusnya.
“yaAllah maafkan
lah hambamu yang hina ini, meratapi apa yang tak seharusnya. Bodohnya hamba
yang mencintai dia melebihi Mu, sungguh hina nya aku”
Keesokan harinya
Rayhan datang padaku, dan bertanya.
“kemarin kau
melihatnya?”
“ya” jawabku
singkat
“kenapa kau
menjatuhkan buku mu?” Tanya nya sambil mengembalikan buku ku.
Aku terdiam
sejenak, dan langsung mengambil buku ku dan pergi.
Sejak hari itu,
aku tak pernah mau bertemu dengan nya. Aku menghindari nya. Sampai acara
kelulusan atau wisuda pun aku tak pernah melihatnya. Entah apa ia menyadari nya
atau tidak.
***
Dua tahun setelah
wisuda, setelah sekian lama akhirnya aku bertemu dengan nya.
Aku mengabdikan
diri ku pada taman kanak-kanak milik ibuku. Tiba-tiba dia datang dan memberikan
ku undangan. Untuk sesaat dia tidak menyadari kalau itu aku. Aku diam dan hanya
menunduk. Aku pura-pura tidak mengenalnya.
Dia memberikan TK
ku undangan untuk menghadiri salah satu acara perusahaannya. Pembukaan taman
hiburan baru milik perusahaan nya.
Esok hari nya aku
dan anak-anak TK pergi menghadiri acara tersebut. Anak-anak sangat senang
mereka berlarian kesana kemari di tempat seluas itu, tapi ada yang aneh bagi
ku.
“Kenapa taman
hiburan sebesar itu hanya ada kami sampai tengah hari begini?” fikir ku dalam
hati.
Tak berapa lama saat
aku kembali dari toilet, tiba-tiba aku di sendirian disana dan semua orang
tidak ada!
Aku terkejut
melihat dia berdiri di hadapan ku dan memberikan buku harianku. Aku tak pernah
ingat kalau buku itu hilang, saksi bisu betapa saat itu rasa ku sangat besar
terhadapnya. Dan ternyata dia mengenaliku dari kemarin.
Wajah ku memerah,
malu aku saat ingat apa yang aku tulis di buku harian itu. Aku terdiam.
“maafkan aku” kata
nya
“maaf untuk apa?”
jawabku
“atas sikap ku
waktu itu. Aku tidak menyadari….” Dia terdiam menghela nafas.
Suasana pun hening
dan aku pun tetap diam memerah
“em kalau kau lah
wanita yang selalu ada di samping ku. Harusnya aku menyadari nya dari dulu.
Aku…ingin..”
“kau tak perlu
minta maaf pada ku, bukan aku yang kau zolimi. Tapi dirimu sendiri. Aku bukan
siapa-siapa dan bukan urusan ku tentang hdup mu. Tapi aku sebagai sesama muslim
hanya ingin mengingatkan mu, kalau perbuatan mu dulu itu adalah mendekati zina.
Maaf aku mau mencari murid ku” sanggah ku langsung pergi.
“tunggu” dia
menghentikan ku sambil menarik tanganku.
“astaghfirullah,
lepas kan
tanganku kita bukan muhrim!” bentak aku seraya memberontak
“aku ingin menjadi
muhrim mu” ucapnya tegas.
Aku menatapnya
dalam dan berhenti berontak, aku hanya coba meyakinkan apa yang dia ucapkan
dalam otakku. Perlahan dia melepaskan genggamannya.
“maaf aku tak
bisa” ucap ku lirih
“tapi kenapa?”
“karena aku mencintai
mu karena Allah, dan kau telah melakukan kesalahan yg mengharuskan ku membenci
mu karena Nya”
“berarti kau tak
memaafkan ku?”
“aku sudah
memaafkan mu, tapi hati ku tidak. Kau tak bisa seenaknya datang dan pergi
seperti ini. Kita tak bertemu beberapa tahun dan kau tiba-tiba melamarku? Siapa
kau sekarang dan siapa aku sekarang apakah kau tahu? Pernikahan adalah suci”
jelas ku
“bisa kah kau
memberikan ku waktu agar kau bisa mencintai ku?” ucapnya memohon
“aku akan
mencintai mu karena Allah SWT” jawabku
“teman teman ku
mana hiks hiks” tiba-tiba ada suara anak yang merengek dengan keras.
“ Amanda!” seru
ku, tangisan nya menghentikan obrolan kami
“kamu dari mana?
Kok gak ikut sama yang lain nonton pertunjukkan di dalam?” sapa Rayhan
menenangkannya, ia menghapus air mata Amanda dan menggendongnya.
Ternyata sikap
lembutnya tak pernah berubah. Dan aku rasa benih yang sudah kucabut sampai akar
ini akan muncul lagi, dan mungkin akan tumbuh dengan cepat.
****
Sejak hari itu dia
selalu datang ke TK ku dan bermain bersama anak-anak. Membelikan mereka mainan
baru, membantuku mengajar dan bahkan bersedia kotor-kotoran untuk pelajaran
kesenian. Dia menawarkan diri untuk menjadi guru kesenian di TK. Aku hanya
mengiyakan keinginannya itu.
Aku rasa hati ini
sudah terbiasa kembali dengan nya. Aku mulai mengaguminya lagi.
Tak terasa sudah
sebulan kebiasaan ini berjalan, kami makin sering tertawa dan menghabiskan
waktu bersama.
Sampai salah satu
orang tua murid ada yang mengatakan pada kami,
“loh kok Bu Kiran
nikah gak ngundang-ngundang sih”
“iya nih, undang
kita dong bu” sahut ibu yang lain
“ah eh kita bukan
pasangan suami istri kok, Cuma teman” bantah ku
“Cuma teman kok
serasi banget sih, kompak lagi” canda ibu-ibu itu
Muka ku memerah
padam, dan tiba-tiba kata kata itu terlontar dari mulutnya
“iya bu, kita
belum menikah kok. Kita baru mau nikah dua minggu lagi rencananya” kata-kata
Rayhan membuat ku tercengang. Dan sifat spontan ku pun keluar.
“dua minggu? Kau
saja belum melamar ku! ups” ucap ku spontan
“maka aku akan
melamar mu disini, sekarang. mau kah kau menjadi kharim ku Annisa Kiran
Az-Zahra?
“a a ku….” Aku
terbata dan terkejut!
“terima!, terima!,
terima!” sorak ibu-ibu dan anak-anak muridku di luar kelas
“iya aku bersedia”
jawabku tanpa pikir panjang lagi dengan senyum bahagia terlukis indah di
wajahku.
Kami pun menikah,
dan membangun keluarga yang sakinah mawadah warohmah.
Sungguh cinta itu
indah jika karena Allah. Jangan pernah landaskan cinta mu karena nafsu, dan
jangan pernah mencintai nya lebih dari engkau mencintai Sang Khalik. Dialah
Allah Swt yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. J
Rabu, 16 Mei 2012
Langganan:
Komentar (Atom)
